Aisyah R.a pernah bercerita;
Suatu hari, Saudah binti Zam’ah[1]
berkunjung ke rumahku. Ketika kami sedang asik mengobrol, Rasulullah Saw datang,
dan duduk di tengah-tengah kami berdua, antara aku dan Saudah. Lalu Rasulullah
meletakkan sebelah kakinya di pangkuanku, dan kaki yang satunya lagi dipangkuan
Saudah.
Di hadapan kami ada sepiring ‘harirah’[2],
dan aku mempersilakan Saudah memakannya, namun Saudah berlagak tidak mau,
katanya ia tidak suka harirah.
Sambil bercanda aku
berkata, ‘Makanlah, atau aku lumuri wajahmu dengan harirah ini..! Saudah tetap
tidak mau, dan dia membalas perkataanku sambil tersenyum, “Coba, kalau
berani..!”
Aku gemas juga melihatnya, akhirnya aku lumuri saja wajah
Saudah!
Rasulullah tertawa melihat wajah Saudah yang belepotan, lalu Rasulullah
Saw mengangkat kakinya dari pangkuan Saudah sambil berkata; ‘Ayo, balas, tunggu
apa lagi?’ Rasulullah mengambil sedikit harirah dan meletakkannya di tangan
Saudah, dan alhasil wajahku-pun belepotan harirah, lalu kami tertawa
bersama-sama.
(Hadist dari Aisyah, Riwayat Abu Ya'la. Lihat Sunan Kubra An-Nasai 8917)
***
Sob, sebagian kita mungkin beranggapan, kalau orang sudah alim, atau
sudah jadi ustaz atau kyai tentu rumahnya hanya akan di penuhi oleh
ibadah-ibadah saja, bacaan Al-Qur’an, dan shalat saja.. sama sekali tidak ada
ruang untuk canda tawa bersama istri. Benarkan seperti itu?
Rasulullah sangat memperhatikan aspek psikologis istri-nya, yang
secara umum juga menjadi pedoman bagi umat. Dengan kata lain, Rasulullah
dalam risalahnya, juga menitikberatkan psikologis umatNya. Sebagaimana yang
dicontohkan Rasullullah dalam Hadist di atas. Beliau selalu memberi
keceriaan dan kelembutan kepada istri-istri Beliau. Karena itulah, tidak ada
sejarah yang mencatat kegagalan Rasulullah dalam berumah tangga.
Jika Rasulullah bersama kita hari ini, apa yang akan Beliau katakan
bila melihat kenyataan berikut ini :
![]() |
Cemburu, Suami Aniaya Istri |
![]() |
Sadis! Suami Bakar Istri di Depan Anak. Klik untuk baca! |
![]() |
Lebih dari 90 Persen Kekerasan terhadap Perempuan Terjadi di Rumah Tangga |
![]() |
Kasus Perceraian di GK Meningkat |
Salam,
gak bisa membayangkan betapa sdihnya Rosulullah, beliau manusia yg super roamntis kan? Lha saya saja yg gak romantis selalu galau, geregetan dan argghhh jika baca berita ttg friksi-2 dlm RT. Yg terlintas di benak saya, kok bisa ya tega begitu?
Hehehehehe...Subhanalloh ya..^^
Subhanallah.
Rasulullah adalah tipe yang romantis sekali. Dia tahu istri-istri mereka suka bercanda. Makanya dia membiarkan mereka bercanda, karena itu adalah psykologis manusia. Memiliki rasa humor juga.
#angguk2..
binggung mau komen apa.
yg pnting hindari KDRT..hehe
Ririe :: Begitulah kalau manusia sudah dikuasai oleh nafsu ..
Fitrianto :: Tauladan yang baik nih bagi yang ingin berumah tangga.. ^^
Yitno :: Iya, Beliau Romantis.. Ada juga kisah yang menceritakan Rasulullah menguatkan kuda2 kakinya agar Aisyah bisa menggunakan kaki rasulullah sebagai tangga ketika akan menaiki kuda..
YouRha :: Stop KDRT dan kekerasan terhadap perempuan! ^^
Stop KDRT! btw kalau istri mukul suami boleh kan ya? :D lucu foto profilnya yang baru ;p
dengan begitu rumah tangga akan lebih hidup, begitu kah ... ^^
Nufus :: Ya gak boleh lah, KDRT juga itu namanya! ^^
Stumon :: Sudah berumah tanggakah stumon? hehe
HHMMM...
candai atau candai ya...
:P
wew, saya masih single sob, doain aja biar cepet dapet ya, hihihi :D
Dihas :: Ini masih bab candai... ^^
Stumon:: Aku aja belum ada! hihi.. yalah, aku do'ain biar kita cepat dpt jodoh ^^
Aku belum punya pasangan.
Jadi candai sopo yo @_@
Tuh si soun kan ada..! Hihi
kunjungan ..
salam sukses selalu ..:)
sedih pastinya...makasih atas postingannya ya...ternyata kita perlu sesekali bercanda ya?
Outbound :: Terimakasih ..^^
Iwan :: Becanda itu kebutuhan juga kan? ^^
isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (QS. 30:21)