Jumat, 20 Januari 2012

Inilah Aku, Tanpamu

22 komentar
FollowTwittSadah@FahrieSadah

 Dulu, setiap hari menjelang tidur harus sms kamu; “Met bobo sayang. Aku kangen dan cinta banget sama kamu”. Masalahnya, Kalau aku lupa, sms kamu yang akan masuk duluan; “Sms-nya mana, Beb?” Tapi sekarang, Nokia-ku tertunduk malu setiap kupandang, seakan ikut merasa bersalah atas kesunyian ini. 

Dulu, jam 10 pagi pasti ada telpon dari kamu; “Lagi ngapain, Beb?”  Seperti biasa aku jawab dengan rasa dongkol; “Lagi kerja sayang, nanti aku telpon kamu jam makan siang ya?” Namun kini, inilah aku,tanpamu, sangat merindu.

Dulu, kamu sering bersamaku kapan saja dan kemana saja aku pergi. Tapi pagi ini, sudah tiga hari aku terbaring di rumah sakit akibat kecelakaan, kamu tidak kunjung datang. Ya, aku masih bisa tersenyum, karena kamu masih mau menulis sepucuk surat. Ohya, tadi suster yang menyampaikan suratmu sempat bertanya; “Mas, pacarnya ya? Cantik dan sopan sekali ya..”.

 Dengan tergesa aku membuka amplop itu, ternyata ada foto wisudamu. Ya Allah, kamu berhasil, Sayang. Dan sumpah! Kamu jauh lebih cantik dari yang suster tadi gambarkan! Sayang, aku pingin hubungan kita seperti dulu lagi, aku mau balik sama kamu.

Aku baca suratmu perlahan, ingin meresapi kehadiranmu di setiap hurufnya..

Assalamu’alaikum..
Masih boleh panggil beb ngak? Hehe, becanda Kak.
Maaf aku ngak bisa jenguk Kakak. Aku takut terjebak lagi dalam perasaan itu. Kakak kan tahu, saat kita pacaran, aku pinginnya selalu sama kakak. Ternyata yang Kakak bilang benar, aku harus bisa menyelesaikan masalahku sendiri, jangan selalu bergantung pada kakak!


 Dulu, setiap malam aku menunggu sms Kakak, aku takut kakak melupakanku. Sekarang, aku lebih banyak mengaji kalau malam. Ternyata, dengan membaca Al-Qur’an dan lebih dekat kepada Allah, tidak sulit melupakanmu, Kak.. hehe.


Dulu, setiap pagi aku kepikiran Kakak, padahal waktu itu aku lagi kuliah, selalu tidak sabar untuk bertemu kakak sepulang kuliah. Tapi sekarang, semenjak kita putus, aku lebih banyak ikut kegiatan positif di kampus. Aku juga kursus bahasa, Kak! Dulu kakak selalu mengolok-olok Bahasa Inggrisku, sekarang udah beda lho!


Masih ingat kalimat kakak sebelum kita berpisah? Waktu aku sedang menangis sejadi-jadinya, kakak bilang; “Suatu saat, kamu akan berterimakasih karena aku putusin!” Dan inilah hari itu, Kak. Aku berterimakasih, inilah aku, tanpamu. Mungkin kalau masih jadi pacar Kakak aku tetap seperti dulu, gadis yang bodoh, cengeng, gampang menyerah dan selalu bergantung sama orang lain.


Saat Kakak membaca surat ini, mungkin aku sudah di pesawat. Alhamdulillah, aku dapat beasiswa dari dari kampus untuk melanjutkan studiku di Amerika, do’akan lancar ya, Kak. Dulu, kakak juga bilang, “Jangan pernah ragu dengan cinta-ku! Hanya saja belum tiba waktunya”. Aku tidak pernah ragu, Kak. Kakak juga jangan ragukan cintaku ya!? Bila memang sudah tiba waktunya, segera lamar aku, tidak usah pacaran-pacaran lagi! Hehe..  


Moga cepat sembuh, semoga Allah menyertai usaha, do’a dan cinta kita..


“Suster..suster!”

“Ada apa, Mas? Kenapa teriak-teriak?” Tanya suster sambil lari-lari kecil ke arahku.

“Bantu saya, Sus. Ssh.. Saya mau sujud syukur..”



Note : 468 kata (Nyetor FF untuk Mbak Wangi, tapi udah telat sih ^^) 


By: http://jabanahsadah.blogspot.com/

Continue reading →
Rabu, 18 Januari 2012

Do’a saja tidak cukup!

12 komentar
Gbr dari sini
FollowTwitSadah@FahrieSadah


“Empat puluh tahun lebih muslim di seluruh dunia berdo’a untuk kemenangan rakyat Palestina yang dijajah Israel. Tapi kenapa hingga detik ini do’a itu belum terkabulkan?” Tanya seorang siswa asal Turki di kelas praktek mengajarku pagi tadi.

“Buuugh!” Rasanya seperti ketimpa pohon kurma. Pertanyaannya betul-betul menohok jantung. Kulirik dosen supervisor-ku, sepertinya ia juga terkejut dengan pertanyaan itu.

Dengan sangat hati-hati aku jawab; “Mungkin usaha kita untuk menolong rakyat Palestina selaku saudara kita seiman masih kurang maksimal. Hari ini, kita terpecah-belah dan belum bersatu dalam ke-Islaman kita, dan do’a saja tidak cukup”. 

Aku terlarut emosi, seharusnya materi yang kusampaikan adalah tentang mengucapkan sebuah kata dengan pelafadhan yang benar, hanya kebetulan saja ada kata “do’a” di situ. Bahkan aku tidak peduli lagi apakah mereka, siswa-siswa non-arab yang baru belajar Bahasa Arab ini paham apa yang kusampaikan atau tidak!
Pikiran ini terus berkecamuk. Aku geram dengan Negara-negara Arab yang lain, kenapa mereka tidak bersatu saja untuk mengusir Israel? Aku geram dengan Arab Saudi, Negara sekaya itu, barometer umat muslim sedunia, kenapa harus tunduk saat menghadapi hegemoni Amerika?! 

Sehela nafas panjangku berhembus, lalu aku memberi sebuah analogi; “Coba sekarang, kita semua yang ada di sini berdo’a agar meja ini bergeser dengan sendirinya! Apakah meja ini akan bergeser?” Siswa itu diam, seisi kelas-pun senyap, sepertinya mereka menunggu kata-kataku berikutnya. Hingga akhirnya.. “Jangan keluar dari topik! Kalian belajar Bahasa Arab di sini, bukan yang lain!” Tiba-tiba dosen supervisor-ku berseru lantang.

*** 

Hari ini jadi hari yang berat buatku.. Praktek ngajarku kacau, dosen supervisor-ku marah, dan yang terparah aku jadi kepikiran, hingga saat ini-pun,,, 

I’ve do nothing untuk menolong Palestina! 

... But, I will ...

Kenapa?? Karena do’a saja tidak cukup!

Nabi Muhammad Saw. tidak hanya berdo’a saat menghadapi kafir Quraisy, padahal beliau seorang Rasul yang do’anya selalu diijabah. Beliau tetap mengatur strategi dalam perang dan dakwah, Beliau tetap berusaha menghindar dan sembunyi di Gua Hira saat di kejar-kejar musuh, Beliau usaha..

Siti Hajar As. mengeliingi Bukit Safa dan Marwah hingga tujuh kali demi mendapatkan air ketika ia dan Ismail kecil terdampar di padang pasir yang tandus, sampai akhirnya ia menemukan sumur zam-zam yang tidak pernah kering airnya hingga sekarang. Bahkan tidak pernah habis meski diambil dan terus diambil trilyunan muslim saat musim haji (Subhanallah..) Kenapa ia tidak berdo’a saja saat kehausan? Bukankah ia isteri Ibrahim As, seorang Nabi? Tidak, ia tetap usaha..

‘Seperti dua sisi mata uang, usaha dan do’a saling melengkapi. Usaha tanpa do’a adalah sombong, do’a tanpa usaha adalah sia-sia’

Di sini banyak volunteer yang berani menerobos Jalur Gaza untuk memasok bantuan untuk rakyat Palestina berupa obat-obatan maupun makanan. Mungkin untuk saat ini.. aku yang lemah ini hanya bisa menitipkan juneh-junehku (mata uang sudan) yang tidak seberapa. Semoga sedikit mengurangi penderitaan mereka.. dan semoga bisa menginspirasi sobat-sobat untuk melakukan hal sama di manapun sobat berada..

Continue reading →
Jumat, 13 Januari 2012

Mis Meaning

25 komentar

FollowSadahTwit@FahrieSadah

 Setelah posting cerita ‘mis listening’ beberapa hari yang lalu, hari ini saya mau cerita tentang adiknya ‘mis listening’ yaitu ‘mis meaning’. Keduanya nyaris kembar tapi tak sama. Mis meaning tidak ada hubungan dengan alat pendengaran harus divacum karena banyak debu! Namun, ia lebih menjurus ke kajian ilmu makna atau dikenal dengan Ilmu Dilalah (Semantik). Jadi, mis meaning itu, salah paham dalam mengartikan satu kata dalam bahasa yang sama..^^


Banyak faktor penyebab mis meaning, Sob. salah satunya karena beda territorial. Kita ambil kata ‘motor’ sebagai contoh. Di Aceh, karena lebih kental budaya melayunya dan sering bersinggungan dengan Malaysia, ‘motor’ diartikan sebagai ‘mobil’ bukan 'sepeda motor'!. Sedangkan masyarakat Aceh sendiri menggunakan kata ‘kereta’ untuk menyebut ‘sepeda motor’, padahal di luar Aceh ‘kereta’ sebutan untuk ‘kereta api’. Bagaimana dengan di Jakarta dan daerah lain? Berbeda makna bukan? Berikut studi kasus mis meaning pada kata ‘motor’;
MOTOR
Prolog:
Terjadi percakapan antara Sadah, mahasiswa baru asal Aceh, baru pertama kali ke Jakarta (itu aku..hehe) dan Ical, anak betawi asli, ngakunya Betawi Arab keturunan habib. Setting ceritanya di parkiran salah satu kampus negeri di Jakarta. Sadah sedang melihat-lihat sepeda motor di parkiran, waktu Ical baru saja memarkirkan sepeda motornya. Sadah memang berencana mau beli sepeda motor untuk keperluan transportasinya selama di Jakarta. Lalu Ical menghampiri Sadah dan terjadilah percakapan berikut ;

Ical :: Hi, ente mahasiswa baru ya? Kenalin, Ane Ical!

Sadah :: Aku Sadah, aku memang masih baru di Jakarta. Wah, kereta kamu bagus kali, Cal!

Ical :: Bujug! Kereta yang mane? Bisa tekor ni kampus kalo kudu nyediain parkiran kereta! Hehe..

Sadah :: … … (Bengong, mis meaning)

Ical :: Udah, lupain! Di Jakarta jangan keseringan mangap begitu, emangnye ane alien ape? Eh, ente asalnya dari mane mang?

Sadah :: Aku dari Aceh, Cal.

Ical :: Oh.. wah.. Kapan nyampe ente, dari Aceh kesini naik pesawat ya?

Sadah :: Aku sampai dua hari yang lalu, pesawat mahal Cal, aku naik motor ke Jakarta.

Ical :: Buset! Berapa hari pejalanan ente naik motor?

Sadah :: Jangan mangap begitu, aku sudah sering naik motor berhari-hari untuk perjalanan jauh. Dari Aceh ke Jakarta cuma tiga hari tiga malam kok.

Ical :: Waduh, tepos tuh pan***! Kok sanggup ente?

Sadah :: Naik motor itu enak, Cal! Kita bisa santai sambil lihat-lihat pemandangan. Lagian, motornya bagus kok bisa selonjoran kaki gitu, tiduran juga bisa. Apalagi motornya ada AC dan selimut..
Ical :: ... ... (Makin mangap.. Mis meaning)
 
Apakah sobat sadah sekalian ikutan mis meaning juga membaca cerita ini?



Fahrie Sadah berpartisipasi dalam ‘Saweran Kecebong 3 Warna’ yang didalangi oleh Jeng Soes-Jeng Dewi-Jeng Nia”. Disponsori oleh : “Jeng Anggie, Desa Boneka, Kios108
Continue reading →
Rabu, 11 Januari 2012

Saman, Media Diplomasi Indonesia di Sudan

8 komentar
FollowTwit@FahrieSadah


Telah dimuat di Harian Serambi Indonesia, (11/01/2012), klik di sini

Minggu, tanggal 08 Januari 2012 adalah penampilan pembuka kami tahun 2012 di Negeri dua nil ini. Kami dipercaya untuk mengisi pembukaan Peresmian Asosiasi Dharma Wanita Lima Negara, yaitu; Indonesia, Sudan, Malaysia, Iran dan India. Acara yang terselenggara di Wisma KBRI-Sudan ini turut mengundang Ibu Negara Sudan, Widad Babiker Omer, para duta besar berikut diplomat dari kelima Negara.

Walau jumlah mahasiswa Aceh di Sudan masih relatife sedikit. Alhamdulillah,  di bawah payung organisasi kekeluargaan bernama KMA (Keluarga Mahasiswa Aceh), telah terbentuk Grup Tari Saman Aceh. Sepanjang tahun 2011, Grup Tari Saman ini tercatat telah ikut meramaikan lima event international di Sudan. Di antaranya pada acara ‘Persembahan Mahasiswa Asing untuk Perdamaian Sudan’ , April 2011. Saat itu Saman tampil mewakili Indonesia, bersama puluhan kesenian lain dari berbagai Negara ikut mengkampanyekan semangat perdamaian di tengah-tengah kemelut perang saudara yang dihadapi Sudan.

Grup Saman KMA-Sudan juga pernah memeriahkan Pentas Seni Kebudayaan Dunia, July 2011, yang diselenggarakan di IUA (International University of Afrika), Sudan. Ada moment yang sangat berkesan saat itu. Para penonton banyak yang terharu saat menyaksikan penampilan kami, bahkan seorang bapak menyalami kami satu-persatu sambil bercucuran air mata. Pasalnya, sebelum kami tampil, MC sempat menceritakan sekilas tentang Aceh berikut bencana tsunami yang melanda Aceh tahun 2004 silam. 

Dr. Sujatmiko,M.A. selaku Dubes RI untuk wilayah Sudan dan Eritria sangat konsen memperkenalkan budaya Indonesia, termasuk kebudayan Aceh. Beliau beserta Istri, Ibu Nani Sujatmiko mengaku sangat senang dengan atraksi Dance of a Thausand Hands atau Saman Dance ini. Ibu Dubes sendiri sudah menyiapkan 20 set pakaian tari saman yang diharapkan bisa digunakan oleh mahasiswa dari Aceh untuk menampilkan Tari Saman ini. 

Karena itulah, hampir di setiap acara yang bersifat diplomatik, Tari Saman kerap dipinta tampil. Seperti halnya malam ini, melihat antusiasme para undangan saat mengapresiasi penampilan Saman, Pak Dubes-pun meminta kami untuk tampil sekali lagi di penutup acara. 

Kami yang tergabung dalam KMA (Keluarga mahasiswa Aceh) di Sudan sangat senang bisa turut memperkenalkan budaya Indonesia, dan khususnya Budaya Aceh di kancah Internasional. Saat ini kami sedang mempersiapkan penampilan Rapa’i Geleng, hanya tinggal hunting beberapa peralatan dan seragam tari.  “Inilah yang bisa kita persembahkan kepada dunia,semoga dapat menjadi bukti bahwa tari saman memang sudah pantas mendapatkan pengakuan dari organisasi budaya dunia, UNESCO” Kata Syukran bin Mas’ud, Ketua KMA (Keluarga Mahasiswa Aceh) di Sudan.



Saleum,-




Continue reading →
Senin, 09 Januari 2012

Mislistening

12 komentar
Followtwit@FahrieSadah

Pantas saja ‘mendengar’ disebut-sebut sebagai keterampilan bahasa yang paling pokok dan pertama sekali diajarkan, kesalah-paham-an ketika mendengar bisa berakibat fatal, Sob. Tercatat dalam kisah perang Arab zaman dulu, ada seorang Arab Himyar yang salah mengartikan perintah panglimanya. Setelah berhasil menyusup dan memanjat benteng lawan pada tingkat pertama, sang panglima menyeru kepadanya dari atas, “Tsib Ilayya!” (Lompat ke atas!). Rupanya sahabat ini ‘mislistening’, ia hanya mendengar “Tsib” (lompat!). Setelah berpikir sejenak, akhirnya ia memutuskan untuk melompat ke bawah. Al-hasil, ia ditangkap musuh yang sedang berjaga-jaga di bawah. 

Zaman dulu, bahasa percakapan masih sangat memperhatikan kaidah (grammer). Kalimat (Tsib + Ila) berarti ‘melompat ke atas’, sedangkan (Tsib + Ala) artinya ‘melompat ke bawah’. Sedang zaman sekarang, bahasa percakapan sudah tidak memperhatikan grammer lagi. Cukup mengatakan (Tsib!), dan melihat konteks peristiwa saat terjadi perintah, orang akan mengerti akan melompat ke atas, ke bawah, atau ke samping..

Tapi, ‘mislistening’ yang aku alami semalam lebih ngeselin, Sob! ^^ Ceritanya, aku lagi pingin Pizza. Karena di Sudan gak ada Pizza Hut (No western product, here!), akhirnya kami ke Aspawa Pizza, Resto Turki. Saat asik dengan pizza, si pramusaji yang belakangan menyebut dirinya dengan Mona, datang dan menawarkan kopi;


Mona :: Jabanah, Dairin? (Ada yang mau kopi?)
Temanku :: Jibli kub wahid! (Buat untukku, secangkir!)
Mona :: Samih.. (baik)
Aku :: Ana dair Salatah Arabiyah, Salatah! (Saya pesan Salad Arab, Salad!)
Mona :: Talatah? (???????)
Aku :: Aiyyy! (Iya!)
***

Salad Arab dengan porsi jumbo itu memang datang, Sob! Tapi tiga porsi! Padahal, maksud aku cuma 1 porsi saja, bahkan itupun belum tentu habis kami makan berdua… ^^

Dimana ‘mislistening’ nya?

Perhatikan dialog antara aku dan Mona ini:

Aku :: Ana dair Salatah Arabiyah, Salatah! (Saya pesan Salad Arab, Salad!)
Mona :: Talatah? (???????)

Salatah, artinya Salad. Sedangkan pertanyaan Mona; Talatah? artinya 'tiga?'. Karena aku mengucapkan Salatah dua kali, mungkin Mona ‘Mislistening’ dan menganggap Salatah yang kedua adalah jumlah pesanan atau Talatah (tiga). Dan aku juga ‘Mislistening’ saat Mona menegaskan kembali, Talatah? Dan langsung aku juwab, “iya..” Sukses deh..makan salad dengan pizza bukan makan pizza dengan salad, he.

Sobat-sobat sadah pernah mengalami 'Mislistening'?? ^^ 

Posted by : http://jabanahsadah.blogspot.com
Continue reading →
Jumat, 06 Januari 2012

Belajar dari Kaum Minoritas

16 komentar

Sobat sadah, pagi tadi aku mendengar penjelasan sebuah hadist menarik yang disiarkan di sebuah stasiun telivisi Saudi. Hadist itu berbunyi; 

قال رسول الله : يوشك الأمم ان تداعى عليكم كما تداعى الأكلة إلى قصعتها فقال قائل : ومن قلة نحن يومئذ؟ قال : بل أنتم يومئذ كثير، ولكنكم غثاء كغثاء السيل 
…
Rasulululullah Saw bersabda: “Suatu saat nanti kalian akan dikeroyoki oleh berbagai suku bangsa seperti mereka mengeroyoki makanan”. Salah seorang sahabat bertanya: “Apakah karena kami saat itu minoritas ya Rasululullah?” “Tidak”, jawab Rasulullah, “Bahkan kalian saat itu mayoritas, tetapi kalian ibarat buih air yang mengalir”.
(Riwayat Sunan Abi Daud: 3745)


Sepertinya, kekhawatiran Rasulullah di atas sudah terbukti, Sob! Sensus terakhir yang dilakukan oleh Pew Research Center tahun 2010 dan dirilis pada January 2011, menunjukkan, jumlah warga Muslim dunia mencapai 1,6 milyar. Adapun Yahudi hanya berjumlah 14 juta atau (0,2 persen) Artinya, 1 Yahudi berbanding 100 Muslim. Pertumbuhan muslim sedunia bisa dilihat di sini.

Dan kenyataannya hari ini, dengan jumlah sekecil itu mereka (yahudi) mampu berpengaruh di segala bidang di dunia; perekonomian, persenjataan, pemikiran, penemuan-penemuan, jumlah buku yang di terbitkan, dsb. Padahal secara nalar, kitalah kaum muslim yang ‘notabene’ berjumlah besar yang seharusnya menguasai itu semua, karena kita mayoritas! Atau seperti analogi Rasulullah Saw., jumlah kita yang banyak ini ibarat buih di lautan, gampang terombang-ambing ke mana saja..

Sobat, tulisanku ini jangan diartikan aku melecehkan Islam, atau mengagungkan Yahudi. Kita sangat dianjurkan untuk tidak mengikuti yahudi (مخالفة اليهود). Tapi yang aku lihat, kita terlalu berpanjang-panjang kata dan buang-buang waktu berdebat soal ‘penyakit’, sehingga kita tidak punya waktu lagi untuk membahas ‘obat’ dari penyakit itu sendiri. Hasilnya, pasien keburu meninggal..^^

Panjang sekali perdebatan tentang hukum mengenakan celana ‘jins’ bagi laki-laki karena pakaian itu berasal dari budaya Yahudi.  Kenapa kita tidak merancang model pakaian Islami yang mampu mengalahkan pamor ‘jins’ ?

Kita selalu mengeluh tentang pengaruh buruk di media televisi, kenapa kita tidak berpikir saja bagaimana caranya merebut pengaruh media massa dari tangan mereka?

Kita selalu berdebat tentang hukum merayakan hari Ibu atau tahun baru masehi, karena itu budaya Yahudi. Padahal, masih banyak dari kita yang tidak tahu kapan Tahun Baru Islam atau Tahun Baru Hijriah.. Kenapa kita tidak meniru China yang hari raya imlek-nya diperingati di seluruh Negara di dunia tanpa mempersoalkan Tahun Baru Masehi? 

Yang lebih lucu lagi, kita berdebat untuk tidak mengikuti budaya Yahudi di jejaring social fesybuk. Padahal fesybuk yang jadi media debat itu sendiri buatan seorang Yahudi..^^

Sob, tulisan ini hanya bermaksud sebagai bahan renungan kita bersama, agar kita melek dan tumbuh semangat perubahan. Khususnya pada diri saya, pada sobat-sobat sadah dan seluruh kaum muslim juga. Al-Qur’an banyak menceritakan tentang kisah Yahudi (Bani Israil), kenapa? Agar kita bisa mengambil hikmah dari kisah mereka. Maka hari ini kita juga harus berlapang dada untuk ‘belajar’ dari mereka, tentunya dalam hal-hal yang positif.  Bagaimana kaum Yahudi mendidik generasinya?  Silakan klik di sini.

Kajian tentang ini sering diadakan di Timur Tengah, bertema seputar; “Kenapa kaum muslim semakin terbelakang, dan yang lain semakin maju?” Salah satu jawaban yang sempat mengernyitkan hatiku, “Karena kaum muslim sekarang, banyak yang membaca Al-Quran hanya untuk orang meninggal saja. Sedangkan Yahudi, mereka membaca Al-Quran untuk orang hidup (demi kehidupan mereka ke depan)”

Apa yang mestinya kita lakukan? Mari berkarya semaksimal mungkin dan memberikan sumbangsih sebaik mungkin di bidang kita masing-masing, Sob. Hingga nantinya, kita menjelma ibarat sesendok kecil sirup merah yang bisa memerahi segelas besar air putih. Sedikit namun mampu mewarnai kehidupan orang banyak di sekeliling kita..

Tabek,-
Continue reading →
Selasa, 03 Januari 2012

7 Tingkatan Jurus Syaitan Dalam Menggoda Manusia

22 komentar

Fahrie SadahTwitter@IamSadah
Olh: Fahrie Sadah

Ibnu Qayyim al-Jauziah dalam karya indahnya, ‘Madarij as-Salikin’, memaparkan tujuh tingkatan upaya syaitan dalam menjerumuskan manusia ke lembah dosa. Bila kita mengetahui langkah-langkah syaitan ini, dengan izin Allah, akan mudah bagi kita untuk menghalau godaan syaitan. Seperti kalimat bijak, ‘Pasukan yang kuat, adalah pasukan yang lebih dahulu mengetahui strategi yang akan ditempuh musuhnya.’

Sobat Sadah, JURUS PERTAMA ; “Ayo, kafirlah kamu.., please!” Aku yakin, tidak semudah itu donk kita bisa diajak pindah keyakinan. Ya kan, Sob?

Syaitan nyerah? Doi masih ada 6 jurus lagi..^^ JURUS KEDUA; “Mari-mari! Nikmati paket dosa besar..” Nah, kena jurus yang kedua ini, banyak yang ketepar, Sob! Awalnya nya sih coba-coba memang, gimana sih rasanya mabuk? Gimana sih asyiknya judi? Gimana sih nikmatnya zina, dan sebagainya lah. Kita gak sadar, udah kena pancing sama syaitan lewat umpan-umpan maksiat itu..Astaghfirullah.

Sobat gak terhasut juga? Hebaaaaat! Tapi, syaitan masih punya JURUS KETIGA; “Yang ini murah saja! Dosa kecil, dosa kecil..” Iya gitu sob, dosa besar gak laku, syaitan akan menjajakan dosa kecil setiap hari! Dan parahnya, kadang kita merasa bangga dengan dosa kecil ini. Contohnya, ngeliatin cewek (zina mata) plus disiulin, dan saat itu kita merasa macho! Hehe.. Atau koleksi film atau gambar-gambar ‘begitu deh’, trus dengan bangganya kita suplay ke kawan-kawan. Atau, kita baru saja ngolok-ngolok seorang dosen dan kita ceritain ke semua orang dengan begitu dramatisnya..  

Rasulullah saw telah bersabda:
“Berhati-hatilah kalian terhadap dosa kecil, sebab jika ia berkumpul dalam diri seseorang, ia akan membinasakannya.” (HR ahmad dan Thabrani dalam Al Awsath).

 Oke, oke, okeh...! Kalau ketiga jurus itu gak mempan juga, maka syaitan akan bermain halus. JURUS KEEMPAT: “Ini makruh kok, gak papa lakukan saja!” Makan jengkol, pete atau durian emang makruh (tidak disukai) Allah hukumnya, karena bisa mengganggu indra penciuman orang lain, tapi inyong suka! Haha.. Gak papa sob, serius kalo ini gak papa..karena kita kan gak makan jengkol, pete atau durian setiap hari, setahun paling cuma beberapa kali! Yang diharapkan syaitan di sini, kita larut dalam perbuatan makruh itu sepanjang usia kita.. contoh nyatanya, ROKOK! (bagi yang menghukuminya makruh, karena ada ulama yang mengharamkan rokok). Wuihhh, senangnya syaitan kalau seumur hidup, kita tidak bisa lepas dengan perbuatan yang dibenci Allah..

Kalau ke-empat jurus di atas gak ngaruh, salute…deh! Keimanan sobat udah mulai diperhitungkan syaitan nih. Syaitan yang datang menggoda-pun jauh lebih sakti dari sebelumnya. JURUS KELIMA : “ Lalailah kamu dalam perbuatan mubah..!” Namanya saja mubah, atau boleh alias tidak dibenci dan tidak berdosa melakukannya, gak papa toh? Tapi, yang namanya syaitan, pintar memanfaatkan celah-celah seperti ini. Misalkan TIDUR! Tidur emang tidak berdosa, Sob.. Tapi syaitan meninabobok-kan kita mulai setelah shalat shubuh sampe sore! Bayangkan, berapa banyak aktifitas bermanfaat dan produktif yang seharusnya bisa kita kerjakan dari pagi sampe sore? Contoh lain, Makan.  Ayo yang ini enak, embat! Coba yang ini, hajar lagi! Jangan ketinggalan yang ini, makan terus sampe ‘full teng’. Setelah itu, lemas kekenyangan kaya ular abis nelan kambing. Mau shalat ke mesjid, gak kuat jalan...

JURUS KEENAM! “Sudah cukup ibadah kamu hari ini..!” Biasanya jurus ini dikeluarin saat menghadapi orang yang rajin ibadah. Habis shalat fardhu, syaitan membisik..”Udah cukup, gak usah shalat sunnah lagi..” Atau setelah bayar zakat, “Udah, ngapain kamu sedekah lagi..? Kan kamu dah bayar zakat tiap tahun..!?” Bagi yang sudah bisa puasa penuh bulan ramadhan, “Udah, ngapain nahan lapar untuk puasa senin kamis? Kan Ramadhannya sudah full..” Dan begitulah, syaitan terus membatasi kita dalam beribadah dan beramal shaleh.

Semua jurus di atas tidak mampu menggoda iman kita??? Ini baru buat syaitan pusing tujuh keliling, Sob! Kalau sudah begitu, doi terpaksa mengeluarkan jurus pamungkasnya; JURUS KETUJUH: “Berkoalisi dengan manusia..”  Karena gak mampu sendiri, mau gak mau syaitan akan minta tolong  pada manusia untuk menggoda manusia. Dan sayangnya, banyak manusia yang sukarela dan tanpa sadar sudah menjadi penolong syaitan dalam menggoda iman manusia lain, Bro..  Ada teman yang menjerumuskan temannya pada narkoba, ada kakak yang mengajak adiknya clubbing, ada orang tua yang menyuruh anaknya pacaran, ada istri yang merayu suaminya korupsi.. Hufft..

Dan untuk membentengi diri dari godaan syaitan dan sekutunya, kita dianjurkan banyak-banyak membaca;

(أعوذ بالله من الشيطان الرجيم)
‘Aku berlindung kepada Allah, dari godaan syaitan yang terkutuk’

Dan membaca Surat An-Naas setiap selesai shalat lima waktu ..

قل أعوذ برب النا س # ملك الناس # اله الناس # من شر الوسواس الخناس # الذي يوسوس في صدور الناس # من الجنة والناس

" Katakanlah: Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Aku berlindung dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi. Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia”


So, jurus keberapa yang dapat memperdayamu, Sobat?!



Jazk,  _^^

Posted by: http://jabanahsadah.blogspot.com/



Continue reading →
Senin, 02 Januari 2012

RE: PR #Resolusi 12

13 komentar
Follow Sadah Twit@IamSadah

Kalau dulu dapat PR 11 dari Bu Guru Nufus, di awal tahun ini dapat PR 12 dari Bu Dokter Liza. Jadi ingat masa-masa SMA yang penuh dengan tugas, he. Tapi sebelumnya maaf nih Bu Dokter, jawabnya gak serius-serius kali ya..


Jawaban #Resolusi 12

Deskripsikan diri Anda dalam 12 kata?
Harus 12 kata ya? Iman, simpel, senyum, baca, tulis,  kopi, film, jalanan, mancing, gunung, sosial

Sebutkan 12 hal yang ingin anda hindari di tahun 2012 ?
1.    Boros, aku emang gak pintar nih soal belanja, yang gak penting dibeli !
2.    Penyakit anak muda ... Malas! Malas nyapu, malas nyupir (nyuci piring), malas belajar, malas ngepel, malas mandi..*ups
3.    Ini lumayan berat bagi coffeeholic, jauhi KOPI! Kata dokter aku ada gejala asam lambung, salah satu penyebabnya kopi, betul Bu Dokter Liza?
4.    Tidur abis shubuh, whaaah…^^
5.    Ninggalin shalat jama’ah, ini berat..sumpah!
6.    Ketawa ngakak! Pernah dengar ada yang meninggal tiba-tiba karena tertawa terlalu ngakak?
7.    Saltum, kata anak-anak aku itu sering kali saltum (salah kostum). Pernah acara kawinan, aku pakai koko dan celana jins, eh anak-anak ketawa! Besoknya aku pakai kemeja, celana kain dan sepatu sport.. anak-anak masih ketawa..^^
8.    Terlalu sering Fesy buk-an, ngabisin waktu Sob..
9.    Kongkow-kongkow.. dikurangi dikit frekuensinya, hehe
10. Bingung..
11.  Apa lagi ya ?
12. Nanti kalau teringat aku tambah lagi, key?

Sebutkan 12 hal yang ingin anda lakukan di tahun 2012 ?
1.    Lebih sering olah raga. Selama ini paling-paling main bola seminggu sekali, dan sekarang cepat capek Bro, udah tua..
2.    Kurangi kolesterol, banyak makan buah dan sayur. Judulnya, hidup sehat lah ^^
3.    Baca 1 buku satu minggu. Biasanya 1 bulan aja gak tamat-tamat tu buku!
4.    Rutin baca Qur’an sama terjemahnya. Ngaji gak usah panjang-panjang lah, dikit tapi rutin dan  hayati artinya.
5.    Lebih banyak sedekah. Kedamaian hati itu ternyata, setelah bersedekah, Sob..
6.    Naik haji lewat jalur darat, plus keliling Negara-negara Arab ala backpacker
7.    Nyantri lagi di dayah tradisional. Iya bro, di Pesantren Modern, Mts, Aliyah apalagi SMP SMA.. Ilmu agama yang kita dapat minim sekali.
8.    Bahagiain orang tua
9.    Dapat posisi penting di kantor
10. Lebih konsisten nulis, target nerbitin satu buku lah..hehe
11.  Buka usaha, belum tau usaha apa.
12. Punya rumah sendiri, atau tanahnya dulu juga gak papa ^^

Jawablah 12 pertanyaan berikut ini.. (Hah… masih ada lagi??)
1.  Apa arti dari nama Anda?
Nama saya Fakhri kata Kakek artinya ‘Gemilang’, Sadah itu aku tambah-tambahin sendiri kurang lebih artinya (saja, doang, atau hanya). Fahrie Sadah artinya ‘hanya kegemilangan saja’, halah! Gak penting..


2.  Apa maksud judul/tagline blog anda, dan kenapa anda memilih kalimat tersebut?
Jabanah itu artinya kopi, kan saya kopiholic. Jabanah sadah itu artinya “hanya ‘seperti’ kopi”, atau ‘kopi saja tanpa pakai cuka’. Filosofinya begini.. Saya ingin tulisan-tulisan saya di sini seperti secangkir kopi; renyah, nikmat, menentramkan hati dan menemani waktu luang…dan bikin kecanduan, he.


3.  Apakah anda pecinta binatang? Jika iya, binatang apa yang anda sukai?
Banget! Kambing, sapi, ayam, bebek, kelinci, burung. Pokoknya semua binatang yang bisa di panggang!


4.  Apa yang paling Anda takuti di dunia ini?
Apa ya? Pass deh!


5.  Apa yang paling tidak Anda sukai?
Pass lagi!


6.  Apa yang anda lakukan untuk menjaga lingkungan?
Bijaksana pakai air, tidak buang-buang air


7.  Sebutkan 1 orang yang paling anda cintai!
Satu orang aja? Gak adil lah, banyak yang saya cintai ..^^


8.  Apa yang anda lakukan untuk menjaga kesehatan anda?
Makan pada waktunya..


9.  Apa yang anda ketahui tentang Palestina?
Baca postingan saya sebelum ini, tentang suara hati Palestina

10.      Apa hobi Anda?
Mancing, Haiking, Walking-walking..

11.      Apa motto hidup anda?
“Capai finish, atau jangan start sekalian”

12.      Tahukah anda tentang disabilitas? Apa pendapat anda tentang penyandang disabilitas?
Disabilitas itu gangguan mental ya? Kasian, mereka butuh perhatian ekstra dari kita dan lingkungannya. 

Beres tes juga PR ini, tinggal tunggu diponten Bu Dokter Liza. Sesuai amanah Bu Dokter, aku dipinta meneruskan PR ini ke 12 blog yang lain. Dan yang beruntung mendapatkan PR ini adalah… eng ing eng.. INI DIA !



Selamat ya bagi yang kebagian PR.. :-) 

Ok, pertanyaannya ada di bawah sini, kalau berkenan silakan dijawab dan jangan nyontek! Dan teruskan PR Resolusi 12 ini ke 12 temanmu yang lain.. *Smile...

Pertanyaan wajib untuk #resolusi12 kali ini adalah :
1.    Deskripsikan diri Anda dalam 12 kata?
2.    Sebutkan 12 hal yang ingin anda hindari di tahun 2012 ?
3.    Sebutkan 12 hal yang ingin anda lakukan di tahun 2012 ?
4.    Pilih 12 blog lain yang belum mendapatkan #resolusi12!
5.    Buat 12 pertanyaan lain untuk 12 blog pilihan Anda! Atau pertanyaan yang sama seperti ini juga boleh ^^

Ada lagi 12 pertanyaan tambahan #resolusi12 :
1.    Apa arti dari nama Anda?
2.    Apa maksud judul/tagline blog anda, dan kenapa anda memilih kalimat tersebut?
3.    Apakah anda pecinta binatang? Jika iya, binatang apa yang anda sukai?
4.    Apa yang paling Anda takuti di dunia ini?
5.    Apa yang paling tidak Anda sukai?
6.    Apa yang anda lakukan untuk menjaga lingkungan?
7.    Sebutkan 1 orang yang paling anda cintai!
8.    Apa yang anda lakukan untuk menjaga kesehatan anda?
9.    Apa yang anda ketahui tentang Palestina?
10. Apa hobi Anda?
11.  Apa motto hidup anda?
12. Tahukah anda tentang disabilitas? Apa pendapat anda tentang penyandang disabilitas?

Yalla bye..bye. Assalamu’alaikum ^^

Posted By: http://jabanahsadah.blogspot.com/

Continue reading →
Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net

Pasang Banner Sadah.. ^^

create your own banner at mybannermaker.com!

SAdah-Sadah Sekalian